𝐁𝐀𝐁 𝐈𝐈𝐈
Tujuan dasar naratif adalah untuk menghibur dan memikat pembaca atau pendengar. Naratif bertujuan memberi pengetahuan, ajaran, atau sebagai pendapat untuk mengubah perilaku. Tujuan ganda naratif adalah untuk mendidik dan menghibur.
Ada beberapa tipe naratif. Naratif dapat berupa karya imajiner, factual, atau kombinasi keduanya. Naratif merupakan teks yang berfokus ada tokoh khusus. Fungsi sosial naratif adalah menceritakan kisah atau peristiwa lalu untuk penghiburan khalayak.
𝗖𝗲𝗿𝗽𝗲𝗻 𝗺𝗲𝗺𝗶𝗹𝗶𝗸𝗶 𝗯𝗲𝗯𝗲𝗿𝗮𝗽𝗮 𝗰𝗶𝗿𝗶, 𝘆𝗮𝗶𝘁𝘂 :
1.Memiliki tema yang jelas
2.Singkat dan padat
3.Alur yang jelas
4.Jumlah karakter atau tokoh yang terbatas
5.Setting yang terbatas
6.Penekanan pada konflik
7.Pesan atau moral yang jelas
~𝗠𝗲𝗻𝗴𝗶𝗱𝗲𝗻𝘁𝗶𝗳𝗶𝗸𝗮𝘀𝗶 𝗖𝗲𝗿𝗶𝘁𝗮 𝗣𝗲𝗻𝗱𝗲𝗸~
Membaca dan memahami cerpen serta menikmati unsur-unsur yang ada di dalamnya seperti alur yang disajikan, sikap dan karakter tokoh yang bercerita atau tokoh yang diceritakan, da nisi cerita tentang sesuatu yang baik.
-𝗠𝗲𝗻𝘆𝗶𝗺𝗽𝘂𝗹𝗸𝗮𝗻 𝗨𝗻𝘀𝘂𝗿-𝘂𝗻𝘀𝘂𝗿 𝗖𝗲𝗿𝗶𝘁𝗮 𝗣𝗲𝗻𝗱𝗲𝗸-
Cerpen biasanya mengangkat persoalan kehidupan manusia secara khusus. Tema cerpen beralah dari persoalan keseharian hingga ke renungan filosofis dari kehidupan nyata. Tokoh dan latar bisa saja direkayasa demi keindahan cerpen.
Ciri cerpen ditandai dengan jumlah karakter yang relatif kecil mencakup satu tindakan dengan fokus tematik. Unsur yang ada dalam cerpen adalah latar, sudut pandang penceritaan, tokoh, dan alur.
-𝗦𝘁𝗿𝘂𝗸𝘁𝘂𝗿 𝗱𝗮𝗻 𝗔𝘀𝗽𝗲𝗸 𝗞𝗲𝗯𝗮𝗵𝗮𝘀𝗮𝗮𝗻 𝗖𝗲𝗿𝗶𝘁𝗮 𝗣𝗲𝗻𝗱𝗲𝗸-
a. Orientasi : penentuan peristiwa; gambaran visual latar, atmosfer, dan waktu kisah; pengenalan karakter dan arah menuju komplikasi .
b. Rangkaian peristiwa : kisah berlanjut melalui peristiwa tak terduga
c. Komplikasi : puncak konflik, tokoh utama mengarah ke solusi.
d. Resolusi : solusi untuk masalah dicapai berhasil. Cara pengarang mengakhiri cerita.
-𝙈𝙚𝙣𝙜𝙪𝙣𝙜𝙠𝙖𝙥𝙠𝙖𝙣 𝙋𝙚𝙣𝙜𝙖𝙡𝙖𝙢𝙖𝙣 𝙙𝙖𝙣 𝙂𝙖𝙜𝙖𝙨𝙖𝙣 𝙙𝙖𝙡𝙖𝙢 𝘽𝙚𝙣𝙩𝙪𝙠 𝘾𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖 𝙋𝙚𝙣𝙙𝙚𝙠-
1.Modifikasi cerpen
2.Melanjutkan cerpen
3.Membuat cerpen
Comments
Post a Comment