Skip to main content

KERUSUHAN MEI TAHUN 1998

      -Kerusuhan Mei 1998-


      Kerusuhan Mei Tahun 1998 merupakan peristiwa kericuhan politik, demonstrasi besar besaran yang terjadi di Indonesia, demonstrasi itu dikuasai oleh tindakan para mahasiswa yang menuntut perubahan politik, peristiwa ini menyebabkan mundurnya Presiden ke 2 Indonesia dari jabatannya yakni Presiden Soeharto, yang telah menjabat selama 32 Tahun. Target utama kerusuhan tersebut adalah etnis Tionghoa di Indonesia, namun dari sebagian besar juga korban jiwa disebabkan kebakaran besar dan terjadi di antara para penjarah.


       Pada masa itu, banyak perusahaan-perusahaan yang bangkrut,16 Bank dibubarkan atau ditutup oleh pemerintah. berjuta juta orang dipecat dari pekerjaannya, dan proyek - proyek negara yang banyak dihentikan. Nilai tukar rupiah terhadap dollar pada masa itu menurun drastis, Harga produk - produk dari luar negeri dan barang - barang elektronik atau sehari hari menjadi berkali-kali lipat.


       Pasar-pasar tradisional dan swalayan diserbu para konsumen atau pembeli karena munculnya isu-isu akan ada kelangkaan pangan. sembako-sembako habis dalam sekejap. akhirnya karena krisis ekonomi yang sedang terjadi memicu aksi demo di beberapa wilayah di Indonesia salah satunya adalah demo yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Trisakti Pada 12 Mei 1998.


Kerusuhan Mei 1998 dipicu oleh beberapa faktor, di antaranya :


1. Krisis Moneter

Krisi moneter yang terjadi pada tahun 1997 memicu inflasi, pengangguran, dan kemiskinan yang meluas.


2. Korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN)

Pemerintah Orde Baru yang dipimpin oleh Presiden Soeharto dikritik karena KKN yang merajalela.


3. Tragedi Trisakti

Terjadi penembakan terhadap empat mahasiswa Universitas Trisakti oleh aparat pada 12 Mei 1998 yang memicu kemarahan massa.


4. Sentimen anti-Tionghoa

Menyebarkan tuduhan palsu kepada etnis Tionghoa yang menjadi penyebab krisis moneter, Akibat tuduhan tersebut memicu kerusuhan, penjarahan, dan pembakaran ruko atau toko-toko dan rumah warga Tionghoa.


Penyebab utama pada Kerusuhan Mei 1998 ini diawali pada krisis finansial Asia dan dipicu oleh tragedi Trisakti di mana empat mahasiswa dari Universitas Trisakti tewas karena ditembak oleh para aparat pada saat sedang demonstrasi 12 Mei 1998.


KRONOLOGI KERUSUHAN MEI TAHUN 1998


12 MEI 1998


Pada tanggal 12 Mei 1998, Sekitar pukul 11:00 - 13:00 WIB, mahasiswa-mahasiswa dari Universitas Trisakti melakukan aksi damai di dalam kampus.


Setelah itu mahasiswa mulai turun ke Jalan S Parman dan bersiap untuk beranjak ke gedung MPR/DPR Senayan


Sekitar pukul 13:15 WIB, mahasiswa sudah sampai di depan gedung Kantor Walikota Jakarta Barat, aparat polisi langsung menghadang laju mahasiswa karena melihat segerombolan mahasiswa di depan Kantor Walikota.


Setelah itu, pihak polisi dan mahasiswa berunding dan membuat kesepakatan, kesepakatannya adalah tidak akan menjadi bentrok dengan polisi jika mahasiswa-mahasiswa itu tidak melanjutkan aksi unjuk rasa mereka untuk jalan ke gedung MPR atau DPR. Dan diputuskan bahwa mahasiswa-mahasiswa tidak akan jalan ataupun melaju menuju Gedung MPR atau DPR.


15 Menit berlalu pukul 13.30 WIB, para mahasiswa-mahasiswa melakukan aksi damai yang ada di depan Gedung Kantor Walikota Jakarta Barat, Lalu dilakukannya aksi mimbar spontan di jalan. Sementara rekan mahasiswi membagi bunga mawar kepada barisan aparat, dan sementara itu pula datang tambahan aparat dari Kodam Jaya dan satuan kepolisian lainnya. 


Kondisi pada saat itu masih tenang tidak ada ketegangan sama sekali antara pihak aparat dan juga para mahasiswa.


Pukul 16.30 WIB, pihak polisi mulai memasang garis polisi dan meminta para mahasiswa untuk memberikan jarak 15 Meter pada garis tersebut.


Kemudian, pihak polisi meminta para mahasiswa untuk kembali ke dalam kampus. dan tanpa ketegangan apapun, mahasiswa mulai satu persatu membubarkan diri dengan tenang dan juga tertib.


Pukul 17:05 WIB, pada saat demonstran mundur, sejumlah aparat yang berada di barisan depan mengejek dan melontarkan kata-kata yang kasar dan kotor kepada para mahasiswa yang sehabis demo. Kemudian dari situasi yang sudah damai menjadi memanas.


Namun, tiba-tiba dari arah atau sisi belakang barisan para mahasiswa. Karena mendengar suara tembakan tersebut, semua para mahasiswa langsung berlarian dan berusaha untuk menyelamatkan diri. 


Para mahasiswa-mahasiswa berlarian dan berlindung masuk ke dalam gedung-gedung kampus, dan beberapa dari aparat masih terus melakukan penembakkan menggunakan senapannya. Satu tembakan pertama seperti mengundang para aparat yang melihatnya mengira ada bahaya dan mulai mereka juga mulai menembak.


Situasi semakin memanas ketika para aparat mulai menembak, mereka juga melemparkan gas air mata ke arah para mahasiswa dan melemparkannya ke dalam kampus serta melakukan aksi pemukulan dengan pentungan. Bahkan ada yang melecehkan mahasiswa ataupun mahasiswi.


Peristiwa ini terjadi kurang lebih 3 Jam. Pukul 17.05 WIB, suasana di dalam kampus sangat mencekam, dari kerusuhan ini menyebabkan 4 mahasiswa dari Universitas Trisakti kehilangan nyawanya, selain empat orang mahasiswa ada juga dua masyarakat sipil yang menjadi korban. 


Peristiwa ini dikenal dengan nama "TRAGEDI TRISAKTI" yang membuat mahasiswa-mahasiswa dari berbagai daerah lainnya pada saat itu juga menjadi emosi. Karena tersebar dan tau apa yang terjadi kepada mahasiswa Trisakti, mahasiswa-mahasiswa dari berbagai daerah melakukan aksi aksi lainnya yang lebih besar dari kejadian sebelumnya.


13 MEI 1998


Pukul 10:00 WIB, mahasiswa dari berbagai daerah-daerah yaitu, Jakarta, Bogor, Bekasi, Dan Tangerang mulai berdatangan ke Universitas Trisakti untuk melakukan belasungkawa kepada para korban mahasiswa dari Universitas Trisakti.


Pukul 12:00 WIB, mulai lagi terjadi kerusuhan yang terjadi disekitar lokasi kampus Universitas Trisakti, Berbagai aksi banyak bangunan dan kendaraan bermotor yang dirusak dan dibakar. aksi pembakaran dan perusakan pun mulai meluas hingga ke kawasan lain.


14 MEI 1998


Pada tanggal 14 Mei 1998, aksi-aksi kerusuhan lainnya mulai menyebar ke kota-kota lain, seperti Bekasi, Bogor, Tangerang, Dll. pembakaran, perusakan, serta penjarahan toko-toko lainnya dilakukan oleh massa.


15 MEI 1998


Presiden Soeharto segera bergegas untuk Kembali ke Tanah Air saat memperpendek kunjungannya untuk KTT G15 dari Kairo Mesir karena mengetahui bahwa Tanah Air saat itu sedang kacau.


Lalu muncul isu bahwa Presiden Soeharto siap untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Tetapi, setelah sampai di Indonesia Presiden Soeharto membantah pernah mengatakan bahwa Presiden Soeharto "Siap Mundur" namun, jika kepercayaan masyarakat sudah hilang terhadap Presiden Soeharto, maka Presiden Soeharto bersedia untuk mengundurkan diri dari jabatannya.


Namun, bahwa saat Kerusuhan Mei 1998 di Jakarta terdapat dua golongan massa yang terlibat, yaitu tindakan murni intelektual dan aksi kriminalitas, jadi ada beberapa orang yang memang serius berdemo untuk reformasi dan ada orang yang menggunakan kesempatan ini seperti untuk mencuri, melakukan pelecehan seksual, ataupun melakukan aksi kriminal lainnya untuk kepentingan pribadi.


Saat kerusuhan terjadi juga banyak pelecahan-pelecehan massal kepada perempuan etnis Tionghoa, sekitar pada malam 14 Mei 1998 seorang ketua organisasi perempuan pertama di Indonesia Ita Fatia Nadia dikatakan bahwa dia terus menerus mendapatkan kabar yang tiada hentinya pelecehan-pelecehan yang terjadi di berbagai daerah. 


Tidak hanya di lecehkan banyak perempuan juga dianiaya dimana mana bahkan alat kelaminnya sengaja dirusak oleh para pelaku. Selain perempuan-perempuan dari etnis Tionghoa laki-laki dari etnis Tionghoa pun juga menjadi target pada masa itu. Banyak ruko atau toko-toko milik etnis Tionghoa pada masa itu pun dibakar atau dijarah oleh para pribumi yang menjadi target dari kemarahan etnis etnis lain yang ada di Indonesia.


16 MEI 1998


Ribuan mahasiswa-mahasiswa dari kampus Universitas di Jakarta mulai berjalan untuk menuju Gedung MPR/DPR di Senayan, pada masa itu tidak bisa lagi dibendung atau ditahan lagi para pendemo karena saking banyak nya mahasiswa-mahasiswa mendatangi Gedung MPR/DPR dari berbagai Universitas.


18 MEI 1998


Karena saking banyak nya mahasiswa banyak mahasiswa berhasil menaiki ke atas atap Gedung DPR/MPR, ribuan mahasiswa menginap di gedung tersebut tanpa takut resiko apapun. Tuntutan mereka hanya ingin Presiden Soeharto harus turun dari jabatannya.


19 MEI 1998


Pada 19 Mei 1998, beberapa menteri kabinet Presiden Soeharto memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya.


21 MEI 1998


Pada 21 Mei 1998 Pukul 10:00 WIB, di istana merdeka Presiden Soeharto menyatakan untuk mengundurkan diri dari jabatannya, setelah menjabat dari 27 Maret 1968 sampai 21 Mei 1998 atau selama 32 Tahun. Presiden Soeharto pun mengalihkan jabatannya kepada Wakilnya BJ Habibie untuk menggantikan kekuasaannya.


KORBAN KERUSUHAN MEI 1998


Menurut Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) jumlah dari korban jiwa Kerusuhan Mei 1998 mencapai 1.308 korban jiwa. 


Korban meninggal sebanyak 1.217 orang dengan rincian tertembak sebanyak 1.190 orang, korban dibakar sebanyak 564 orang, korban luka-luka sebanyak 91 orang, sebanyak 85 korban pada saat itu mengalami pelecehan dan disiksa dengan benda tajam.


Korban Tragedi Trisakti Mei 1998


1. Elang Mulia Lesmana 

(Arsitektur, angkatan 96)

2. Hafidin Royan 

(Teknik Sipil, angkatan 95)

3. Hery Hartanto

(Fak. Teknik Industri Jurusan Mesin, angkatan 95)

4. Hendriawan Sie

(Fak. Ekonomi Jurusan Manajemen, angkatan 96)


Lebih dari 4.000 bangunan hancur dan terbakar dan kerugian fisik yang di tanggung pemerintah Indonesia mencapai Rp.2.500.000.000.000 atau Rp.2,5 Triliun.

Comments

Popular posts from this blog

Soal Kata Imbuhan

  Contoh Soal Kata Imbuhan: 1. Siswa yang rajin belajar akan dapat ____________ ilmu dengan mudah. a. mempelajari b. belajar c. pelajaran d. dipelajari = A. Mempelajari 2.Gurunya memberikan tugas untuk ____________ materi baru. a. menguasaiz b. memahami c. pemahaman d.dipahami = B.Memahami 3.Ani ____________ buku yang dipinjam dari perpustakaan. a. membaca b. membuku c. membukukan d. dibaca  = A.membaca 4.Seorang arsitek bekerja keras untuk ____________ desain rumah impian kliennya. a. mengubah b. membuat c. perubahan d. diubah = b. membuat 5.Karyawan yang rajin akan ____________ prestasi yang lebih baik. a. mencapai b. mencapaikan c. capaian d. dicapai  = a. mencapai 6.Proyek konstruksi tersebut akan ____________ oleh tim ahli. a. dikerjakan b. mengerjakan c. pekerjaan d. pekerkz F = a. dikerjakan  7. Agar tubuh tetap sehat, kita perlu ____________ pola makan seimbang. a.menjaga b.menjagai c.penjagaan d.dijagam = a. menjaga 8.Agar tubuh tetap sehat, kita perlu _____...

TUGAS MENYUSUN SOAL BERDASARKAN KISI KISI

 ---PILIHAN GANDA--- 1. Pemanasan global merupakan masalah serius yang harus segera ditangani. Aktivitas manusia seperti pembakaran bahan bakar fosil dan penebangan hutan menjadi penyebab utama meningkatnya suhu bumi. Oleh karena itu, diperlukan langkah nyata untuk mengurangi emisi karbon dan menjaga kelestarian lingkungan.   Apa ide pokok dari paragraf di atas? A. Cara menebang hutan yang ramah lingkungan   B. Akibat dari penggunaan bahan bakar fosil   C. Pemanasan global dan upaya penanganannya   D. Manfaat menjaga kelestarian lingkungan   jawaban : C 2. Pemerintah seharusnya memfasilitasikan para pelaku UMKM agar dapat berkembang di era digital ini. Kata yang bercetak miring pada kutipan tersebut tidak tepat. Perbaikan kata yang tepat adalah... A. memfasilitasi   B. memfasilitaskan   C. memfasilitas   D. memfasilitaskanlah   Jawaban : A.  3. Perhatikan kalimat berikut! "Setelah larutan meng...

Rangkuman Teks Diskusi

RANGKUMAN TEKS DISKUSI Pengertian Teks Diskusi Teks diskusi adalah jenis teks yang digunakan untuk mencatat dan menyajikan pendapat, sudut pandang, dan argumen tentang suatu masalah atau isu tertentu. Tujuannya adalah untuk memperoleh kesepakatan, pemahaman, atau solusi. Tujuan Teks Diskusi 1. Menyajikan pendapat dan sudut pandang berbeda tentang suatu masalah. 2. Menguji gagasan diri sendiri dan orang lain. 3. Mempelajari hal baru dari sudut pandang orang lain. 4. Meningkatkan pemahaman dan kesadaran tentang suatu isu. 5. Mencapai kesepakatan atau solusi. Ciri-Ciri Teks Diskusi 1. Memiliki topik/isu yang jelas dan spesifik. 2. Terdapat argumen pro dan kontra yang logis. 3. Memiliki kesimpulan atau resolusi yang jelas. 4. Bahasa yang digunakan persuasif dan objektif. 5. Struktur yang sistematis dan terorganisir. Struktur Teks Diskusi 1. Pendahuluan (Isu): Gambaran permasalahan, latar belakang, dan tujuan diskusi. 2. Isi (Rangkaian Argumen): Pernyataan dan alasan logis dari berbagai pih...